Luvero Family

Islamic Forum of MIG33 Luvero Family
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Luvero_family
Latest topics
» Soft smart setting v.2.10 s60v3
Fri Nov 04, 2011 1:41 am by andrh1

» Aplikasi s60.V3 corel player 1.30
Sun Sep 25, 2011 10:13 am by nyeropo

» Lock room anda
Tue Sep 06, 2011 3:12 am by bajangstyle

» FORSAL3 EMOTE STORE by kariayam
Wed Aug 17, 2011 2:28 pm by soelist

» Mig33+Opmin in 1 app
Fri Aug 12, 2011 3:47 am by Ikaz_wong

» Mig33 4.5 tema freezerland
Fri May 06, 2011 2:14 pm by madat

» Moderator2 LUVERO ??
Wed Apr 13, 2011 12:45 pm by soul-sick

» VB Spy (SPY RUM MULTI IP)
Wed Apr 13, 2011 12:41 pm by soul-sick

» TUNTUNAN KEHIDUPAN (semoga bermanfaat)
Thu Feb 24, 2011 10:28 am by sky.bd

Top posters
rizqi11
 
sky.bd
 
soul-sick
 
Virgin_eye
 
s-cc
 
Freedie
 
anne ray
 
kha-riem
 
chif
 
p0p
 
Affiliates
free forum

Affiliates
free forum


Share | 
 

 mengapa daun tidak selalu berwarna hijau?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
anne ray
Kapten
Kapten


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 115
Age : 29
Lokasi : malang

PostSubyek: mengapa daun tidak selalu berwarna hijau?   Wed Apr 01, 2009 11:34 pm

Di tengah musim panas, pohon-pohon di Eropa menjadi rimbun dan hijau, dan cuacanya nyaman bagi kami sekeluarga untuk mengobrol sambil berjalan kaki. Satu pertanyaan yang terlontar di tengah obrolan itu adalah “Mengapa daun di pohon-pohon berwarna hijau?” Pertanyaan ini mungkin terdengar sepele, tapi terus terang kami saat itu tidak tahu jawabannya.
Yang kami pahami, daun di pohon berwarna hijau karena mengandung klorofil, molekul-pigmen yang berfungsi menangkap energi cahaya yang dipancarkan matahari. Selain itu, menurut yang kami tahu, jika sebuah benda berwarna hijau, maka benda tersebut memantulkan atau melewatkan cahaya hijau dan menyerap cahaya selain hijau (yaitu cahaya merah dan biru, kedua cahaya primer selain cahaya hijau.
Pertanyaan yang muncul berikutnya adalah: “Mengapa molekul-pigmen pada daun hanya menyerap cahaya merah dan biru? Bukankah jika menyerap semua cahaya yang dipancarkan matahari (sehingga daun pohon tidak akan memantulkan atau melewatkan warna apapun, dan daun akan berwarna hitam!), maka energi yang diserap oleh pohon menjadi lebih banyak?”
Mengapa merah? Penjelasannya ternyata tersedia jika kita memperhatikan warna langit saat matahari terbit atau terbenam. Di siang hari, matahari tampak putih, karena posisi matahari tepat di atas kita dan ketebalan atmosfer yang dilewati cahaya matahari tidak cukup tebal untuk menghamburkan warna tertentu. Lain halnya saat subuh atau petang hari, di mana cahaya matahari harus melewati ketebalan atmosfer yang jauh lebih tebal. Partikel udara di dalam atmosfer menghamburkan nyaris semua cahaya matahari, dan hanya cahaya merah (dengan panjang gelombang terpanjang) yang tidak terhambur dan tetap mencapai kita
Dan mengapa biru? Penjelasan lainnya bisa diperoleh jika kita melihat sebaran energi pada spektrum cahaya. Energi terbesar dibawa oleh cahaya dengan panjang gelombang terkecil, yaitu biru (dan ungu)
Mari kembali ke pertanyaan “mengapa molekul-pigmen pada daun tidak menyerap semua warna cahaya”. Sebenarnya, tumbuh-tumbuhan memiliki berbagai jenis molekul-pigmen, masing-masing mampu menyerap warna-warna cahaya yang berbeda. Karena itu, sesungguhnya, molekul-pigmen pada daun memang menyerap semua warna cahaya, akan tetapi tidak dengan proporsi yang sama.
Saat semua warna cahaya tersedia sama banyaknya (misal: di siang hari), semua jenis molekul-pigmen itu bekerja sama baiknya. Walau begitu, molekul-pigmen yang menangkap energi dari cahaya biru (dan ungu) bekerja paling efisien, karena memperoleh energi yang lebih banyak daripada molekul-pigmen jenis lainnya. Sedangkan molekul-pigmen yang bisa menyerap warna merah juga penting, terutama saat subuh dan petang hari (seperti dijelaskan di atas). Klorofil adalah molekul-pigmen yang memenuhi dua kebutuhan di atas, karena mampu menyerap warna merah maupun biru. Karena efisiensi kerjanya, maka jumlah klorofil pada daun diperbanyak, jauh lebih banyak daripada molekul-pigmen lainnya.
Jika musim panas sudah lewat, maka warna daun pepohonan di Eropa tidak lagi hijau, melainkan kuning atau bahkan merah. Karena perubahan temperatur serta pergeseran distribusi spektrum cahaya langit, maka klorofil menjadi tidak lagi efisien. Akibatnya molekul klorofil diuraikan dan jenis-jenis molekul-pigmen lain, yang berwarna merah dan kuning, menjadi lebih terlihat menonjol.
Pada tumbuhan yang hidup di bawah air, warna dedaunan juga tidak selalu hijau. Penetrasi cahaya matahari di dalam laut tidak sama pada setiap warna cahaya. Semakin dalam sebuah lokasi dasar laut, maka semakin sedikit warna merah yang mencapai dasar laut tersebut. Karena itu, di dasar laut yang dalam, sejumlah tumbuhan memiliki daun berwarna merah agar dapat secara efisien menyerap energi cahaya selain warna merah .
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
rizqi11
co-admin
co-admin


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 795
Age : 35
Lokasi : Jakarta Utara

PostSubyek: Re: mengapa daun tidak selalu berwarna hijau?   Thu Apr 02, 2009 1:08 am

Waow.. mbak anne pinter euy.. salut mbak
makasih bnyak info pngetahuan nya nih
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
mengapa daun tidak selalu berwarna hijau?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Luvero Family :: LAIN - LAIN :: Educations-
Navigasi: