Luvero Family

Islamic Forum of MIG33 Luvero Family
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Luvero_family
Latest topics
» Soft smart setting v.2.10 s60v3
Fri Nov 04, 2011 1:41 am by andrh1

» Aplikasi s60.V3 corel player 1.30
Sun Sep 25, 2011 10:13 am by nyeropo

» Lock room anda
Tue Sep 06, 2011 3:12 am by bajangstyle

» FORSAL3 EMOTE STORE by kariayam
Wed Aug 17, 2011 2:28 pm by soelist

» Mig33+Opmin in 1 app
Fri Aug 12, 2011 3:47 am by Ikaz_wong

» Mig33 4.5 tema freezerland
Fri May 06, 2011 2:14 pm by madat

» Moderator2 LUVERO ??
Wed Apr 13, 2011 12:45 pm by soul-sick

» VB Spy (SPY RUM MULTI IP)
Wed Apr 13, 2011 12:41 pm by soul-sick

» TUNTUNAN KEHIDUPAN (semoga bermanfaat)
Thu Feb 24, 2011 10:28 am by sky.bd

Top posters
rizqi11
 
sky.bd
 
soul-sick
 
Virgin_eye
 
s-cc
 
Freedie
 
anne ray
 
kha-riem
 
chif
 
p0p
 
Affiliates
free forum

Affiliates
free forum


Share | 
 

 India dan Pakistan, Sekulerisme VS Islam ( untuk yang syariah Islam minded)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
sky.bd
Moderator
Moderator


Zodiac : Aries
Jumlah posting : 534
Age : 30
Lokasi : didalam hati orang2 yang tersingkirkan dan berada dalam kesedihan.

PostSubyek: India dan Pakistan, Sekulerisme VS Islam ( untuk yang syariah Islam minded)   Mon Apr 06, 2009 8:24 pm

Baru2 ini saya membaca artikel dlm kwtanweer.com dgn judul :
“Al-Hind wa Pakistan … al-‘Ilmaniyya’ Tantaser” (India & Pakistan … Kemenangan2 Sekularisme. )

Ini ditulis oleh seorang Muslim Arab intelektual, yg membandingkan sejarah kedua negara sejak merdeka dari Inggris thn 1947, dan menyimpulkan bahwa India menjadi sebuah success story, sementara keadaan Pakistan amat menyedihkan.

Berikut cuplikan dari artikel tsb dan disusul oleh analisa dan komentar saya.

“Saat kami membandingkan negara Hindu sekuler India dgn Negara Islam Pakistan, kami kaget dgn kontras besar diantara keduanya.

Presiden India sekarang adalah seorang Muslim, yg menunjukkan bahwa agamanya bukan penghalang bagi jabatan tinggi di sebuah negara mayoritas Hindu. Kita harus ingat bahwa sang presiden juga memainkan peran besar dlm pengembangan program nuklir India. Belum lagi kemajuan India dibidang teknologi, ekonomi, agrikultur dan pendidikan. Inida mencapai tingkat demokrasi yg menakjubkan. Bandingkan itu dgn keterbelakangan memalukan Negara Islam Pakistan, sistim pendidikannya, sistim ekonominya yg kembang kempis, meningkatnya terorisme dan kekuasaan ulama di negeri itu.

Perbandingan antara India & Pakistan membuat seorang pengamat independen pedih melihat pemerintah Pakistan dan rakyat Muslimnya. India, setelah mengadopsi sistim pemerintahan sekuler, berhasil menyelamatkan diri dari berbagai masalah. Memang India juga tidak bebas dari fanatisme Hindu, sistim kasta, dan ledakan penduduk. Namun dgn sistim pemerintahan sekuler yg demokratis, India memiliki posisi lebih baik utk menghadapi tantangan2 tsb, dibanding dgn negara2 spt Pakistan dan Mesir.

Dgn mengembangkan rejim sekuler, India sukses menciptakan sebuah way of life baru, baik dlm pemerintahan maupun dlm masy.

Warga India, terlepas dari agama atau etnisitasnya, berpartisipasi dlm proses pembuatan keputusan. India bebas dari madrasah2 yg membawa dampak negatif bagi sistim politik Pakistan. Di India, peran ulama Hindu terbatas pada lingkup sosial; mereka tidak diijinkan mencampuri urusan legislatif. Dan walau India sekuler, politisi2nya bebas memeluk agama apapun selama urusan agama berhenti dipintu politik, ekonomi, edukasi & budaya; dlm arti bahwa sebuah keputusan politik tidak tergantung kpd pengaruh agama. Dgn ini juga, India menempati tempat terhormat di panggung dunia.

Lewat pendidikan, India menciptakan manusia India [baru] yg didasarkan atas pemisahan agama & negara. Identitas agama diganti dgn identitas kewargaan.

Sementara itu, Pakistan, sbg negara Islam, gagal (note: secara pribadi saya lebih menyukai menggunakan kata: behasil) mengimplementasi prinsip2 agama Islam, spt kesetiaan dan kepercayaan yg memungkinkan kesuksesan pemerintah dan masyarakatnya. Tendensi kesukuan dlm masyarakat Pakistan, dgn membengkokkan (note: saya lebih suka menggunakan: menerapkan) nilai2 Islam, menciptakan tempat subur bagi aktivitas teroris dll problema. Sambil merenungkan deteriorasi parah dlm kehidupan Pakistan, pertanyaannya adalah: bukankah sekularisme bisa menyelamatkan Pakistan dari krisis2nya yg tidak berkesudahan ?”

ANALISA

Sang penulis menyimpulkan satu hal sederhana : Sekularisme (‘Ilmaniyya') menjadi dasar sukses India, baik secara domestik maupun internasional. Sementara itu, Pakistan yg bertujuan menciptakan sebuah model negara Islam, semakin jeblog dlm 60 tahun belakangan ini, dirasuki oleh problema domestik & internasional yg semakin melarut2.

KOMENTAR

Pengkajian sejarah India & Pakistan sejak 1947 menunjukkan bukti2 kuat bahwa upaya menciptakan “negara Islam murni” spt yg dibayangkan Muslim India hanyalah sebuah resep bagi kehancuran politik, sosial dan ekonomi.

Mari kita tinjau sejarah.

Kerajaan Mughal(moghul?) Islam menjajah India selama 300 tahun sebelum dikuasai Inggris. Sebelum Inggris mempersiapkan utk angkat kaki, Liga Muslim dibawah pimpunan ‘Allama Iqbal, thn 1909, menuntut bagi terciptanya sebuah negara yg Islam murni, terpisah dari India.

Th 1940, pemimpin Liga Muslim, Muhammad Ali Jinnah, ngotot bahwa setelah hengkangnya Inggris, negara itu harus dibagi dua. Dan keduanya terpisah pada tgl 15 Agustus 1947. Pakistan kemudian terpisah oleh dua bagian: Pakistan Timur dan Pakistan Barat, yg dipisahkan oleh kawasan India sebesar 1.000 mil !
Dan ini semua untuk APA ? Untuk sebuah kotak hitam di Saudi ??????
http://www.sacw. net/partition/

Hindu yg tinggal di daerah2 yg kemudian menjadi milik Pakistan harus lari ke daerah2 India. Sementara Muslim2 yg tinggal di daerah Hindu ngibrit ke daerah2 Muslim. Adegan2 pembunuhan mewarnai kedua daerah perbatasan. Belum lagi masalah Kashmir; penguasanya yg orang India memilih utk ikut India, walau mayoritasnya adalah Muslim. Pakistan tidak pernah mengakui legalitas keputusan itu dan sampai sekarang problema Kashmir terus menghantui keduanya.

Terlepas dari problema diatas, India maju pesat dlm berbagai front dan kini dianggap sbg demokrasi terbesar di dunia. Sbg kontras, Pakistan terus kena perusuhan politik dan ketidakstabilan sosial. Thn 1971, Pakistan Timur yg tidak suka dgn kepemimpinan Pakistan Barat di Punjab, dgn bantuan tentara India memisahkan diri dan menjadi Bangladesh.

Anehnya, sang penulis yg mendukung 'Ilmaniyya’ (sekularisme) , juga mengatakan bahwa Pakistan “gagal mengimplementasi prinsip2 agama Islam, spt kesetiaan dan kepercayaan yg memungkinkannya mencapai sukses dlm pemerintahan dan masyarakatnya.”

Faktanya adalah : Justru prinsip-prinsip agama itulah yang bertanggung jawab atas kegagalan mereka. Spt dikatakan V. S. Naipaul, pemenang hadiah Nobel bagi literatur dan pakar masalah2 India dlm bukunya “Beyond Belief: Islamic Excursions Among the Converted Peoples” :

“Kecurigaan Muslim mengakibatkan dibentuknya Pakistan. Ide itu dibarengi dgn gambaran kejayaan di masa lalu, dimana para penjajah menyerbu dari utara, menyapu kuil2 Hindustan dan memaksakan kepercayaan mereka kpd sang kafir. Fantasi itu masih hidup; dan bagi Hindu yg menjadi Muslim, itulah awal mula neurosis mereka, karena sang mualaf baru lupa siapa atau apa dia dan iapun menjadi seorang pelanggar (kemanusiaan) ". hal. 247

“Wilayah India telah dipisahkan secara berdarah utk membentuk negara Pakistan. Jutaan orang mati, dicabut dari tanah air mereka. Lebih dari 100 juta Muslim lari dari kawasan India, namun semua Hindu dan Sikh diusir dari Pakistan.” P. 290

Bukannya malah membawa damai dan kesejahteraan bagi Pakistan, Islam menjadi sumber segala kesulitannya. Artikel dlm Tanweer diatas menyimpulkan bahwa ‘Ilmaniyya’ adalah jawabannya, karena terbukti sukses di India. Namun bgm mungkin Pakistan mengadopsi model sekuler, mengingat bahwa raison d’etre, alasan pembentukannya, MEWAJIBKAN SEBUAH SISTIM ISLAM ????

Saya tutup tulisan ini dgn pepatah Naipaul dari Pendahuluan bukunya:

“Islam dlm bentuk aslinya adalah sebuah agama Arab. Siapapun yg bukan Arab dan menjadi Muslim adalah seorang mualaf. Islam bukan hanya masalah kepercayaan pribadi. Islam membuat tuntutan imperial.
It makes imperial demands. Pandangan dunia sang mualafPUN berubah, tempat sucinya kini pindah ke tanah Arab; bahasanya adalah Arab. Pengetahuan sejarahnya juga berubah. Ia menolak sejarah nenek moyangnya; dan ia menjadi -entah suka atau tidak- bagian dari cerita sejarah Arab. Sang mualaf harus meninggalkan apapun yg diwariskan nenek moyangnya. Gangguan yg disebabkan bagi masyarakat sangat besar, bahkan setelah 1000 tahun hal ini terulang terus; orang harus terus menerus meninggalkan, mencampakkan peninggalan nenek moyangnya. Mereka membentuk fantasi2 ttg apa dan siapa mereka; dan dlm Islam milik negara2 yg ditundukkan, ada sebuah elemen neurosis dan nihilisme. Negara2 macam ini dgn mudah bisa meledak.”
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://doctorsky89.blogspot.com
rizqi11
co-admin
co-admin


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 795
Age : 35
Lokasi : Jakarta Utara

PostSubyek: Re: India dan Pakistan, Sekulerisme VS Islam ( untuk yang syariah Islam minded)   Thu Apr 09, 2009 5:47 am

Trims atas info pengetahuan nya bro

_________________
"MERDEKA atau MATI !!! KIBARKAN sang MERAH PUTIH di PERSADA NUSANTARA"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
sky.bd
Moderator
Moderator


Zodiac : Aries
Jumlah posting : 534
Age : 30
Lokasi : didalam hati orang2 yang tersingkirkan dan berada dalam kesedihan.

PostSubyek: Re: India dan Pakistan, Sekulerisme VS Islam ( untuk yang syariah Islam minded)   Thu Apr 09, 2009 12:45 pm

rizqi11 wrote:
Trims atas info pengetahuan nya bro


SAMI SAMI JURAGAN INFO YANG BERMANFAAT WAJIB DIKABARKAN GAN?
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://doctorsky89.blogspot.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: India dan Pakistan, Sekulerisme VS Islam ( untuk yang syariah Islam minded)   Today at 1:36 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
India dan Pakistan, Sekulerisme VS Islam ( untuk yang syariah Islam minded)
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Luvero Family :: MUSLIM ZONE :: Opini-
Navigasi: