Luvero Family

Islamic Forum of MIG33 Luvero Family
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Luvero_family
Latest topics
» Soft smart setting v.2.10 s60v3
Fri Nov 04, 2011 1:41 am by andrh1

» Aplikasi s60.V3 corel player 1.30
Sun Sep 25, 2011 10:13 am by nyeropo

» Lock room anda
Tue Sep 06, 2011 3:12 am by bajangstyle

» FORSAL3 EMOTE STORE by kariayam
Wed Aug 17, 2011 2:28 pm by soelist

» Mig33+Opmin in 1 app
Fri Aug 12, 2011 3:47 am by Ikaz_wong

» Mig33 4.5 tema freezerland
Fri May 06, 2011 2:14 pm by madat

» Moderator2 LUVERO ??
Wed Apr 13, 2011 12:45 pm by soul-sick

» VB Spy (SPY RUM MULTI IP)
Wed Apr 13, 2011 12:41 pm by soul-sick

» TUNTUNAN KEHIDUPAN (semoga bermanfaat)
Thu Feb 24, 2011 10:28 am by sky.bd

Top posters
rizqi11
 
sky.bd
 
soul-sick
 
Virgin_eye
 
s-cc
 
Freedie
 
anne ray
 
kha-riem
 
chif
 
p0p
 
Affiliates
free forum

Affiliates
free forum


Share | 
 

 Istighfar, warisan Nabi yang terlupakan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
soul-sick
admin
admin


Zodiac : Taurus
Jumlah posting : 422
Age : 33
Lokasi : blacken earth

PostSubyek: Istighfar, warisan Nabi yang terlupakan   Tue Mar 10, 2009 3:59 am

Dewasa ini banyak orang yang keluar batas tuntunan Rasul, karena fenomena yang ada seperti itu. Manusia dituntut untuk selalu beruaha memperoleh cita-cita dunianya. Disisi lain upaya itu tidak dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan rohaninya. Yang terjadi kemudian adalah dekadensi (penurunan) moral melanda masyarakat, baik rakyat, pejabat, maupun wakil rakyat. Bagaimana mungkin seseorang akan sukses di akhirat?, sedangkan di dunia saja mereka sudah jauh dari syari’at Allah.
Maka jalan keluar yang efektif adalah dengan mengembalikan kesemuanya pada tempatnya.. Artinya manusia mampu menilai kembali sejauh mana dirinya meninggalkan syari’at Rasulullah yang agung ini.Tidak ada kata terlambat dalam bertaubat, di satu sisi orang enggan bertaubat karena anggapan dia dosanya sudah terlampau banyak, padahal Allah Maha Pengampun, dan Maha Pemberi Rahmat. Perkara seorang koruptor, perampok, lintah darat tidak segera bertaubat, itu karena rahmat Allah belum merasuk kedalam relung hati mereka. Jika Allah menghendaki, kesemuanya akan kembali padaNya.
Terlepas dari ada dan tidaknya Rahmat Allah, seorang muslim sudah sewajarnya bermuhasabah (introspeksi diri) kehadlirat Allah Azza wa Jalla. Jalan utama untuk itu akan mengembalikan hubungan vertical kita yang selama ini terputus, istighfar mempunyai arti permintaan hamba kepada Rabbul Alamin untuk mengampuni dosanya. Di lain sisi, istighfar menuntut sisi praktik yang tidak hanya sekedar ucapan lisan belaka, lebih dari itu ada nuansa khusyu’ yang memang harus disajikan seorang hamba di dalamnya (istikhdlorul qolb). Setelah itu hamba harus punya komitmen kuat untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat di kemudian hari.
Sebagian kalangan sufi mencapai maqom yang tinggi dengan cara mudawamah (continue) dalam beristighfar untuk orang muslim. Padahal kesehariannya ia hanya seorang penjaga masjid. Setiap saat ia memunguti dedaunan yang berserakan di halaman masjid. Di tiap daun yang ia ambil ia ucapkan istighfar untuk orang muslim (astaghfirullah lil muslimin wal muslimat). Secara tidak langsung, hal ini menggambarkan bahwa, betapa agungnya nilai istighfar di hadapan Allah, dan betapa adilnya penghargaan Allah terhadap seorang hamba.
Sabda Nabi Muhammad SAW tentang istighfar : "Berbahagialah orang yang terdapat pada lembaran amal hariannya istighfar yang banyak" (Hadits shohih). Sabda Nabi lagi mengenai istighfar yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Nasa’I, Ibnu Majah dan Hakim : ‘Barang siapa yang selalu beristighfar, maka Allah akan menjadikan baginya kesenangan dari setiap kesusahan dan kemudahan dari setiap kesempitan, dan Allah akan memberinya rizqi yang tidak ia duga".
Dalam sebuah hadits yang di riwayatkan oleh Abu Hurairah, ia berkata : "Tidak pernah ku dapati seseorangpun yang paling banyak mengucapkan astaghfirullah wa atubu ilaihi, kecuali dari Rasulullah". Kemudian hadits ini di komentari oleh Hatim, bahwasannya Rasulullah beristighfar itu mengandung dua kemungkinan,
Pertama : karena Allah mensyari’atkan bacaan istighfar pada umat, lewat lisan Rasulullah yang mulia. Sekaligus mencakup tatanan teori dan praktek yang merupakan karakter agama islam.Hingga klimaksnya Rasulullah adalah orang yang paling istiqamah membaca istighfar. Sedangkan Rasulullah sendiri telah di ampuni dosa yang sebelum dan sesudahnya.
Kedua : kemungkinan terjadinya kekurangan kadar ketaatan Rasulullah, bukan pada tataran dosa seperti kita. Sekaligus memohon perlindungan dari keberadaan setan. Demikian sifat agung Rasulullah, ketika di perintah oleh Allah pada sebuah ketaatan, Rasulullah selalu istiqamah menjaganya. (***)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://islamtradisionalis.wordpress.com
rizqi11
co-admin
co-admin


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 795
Age : 35
Lokasi : Jakarta Utara

PostSubyek: Re: Istighfar, warisan Nabi yang terlupakan   Wed Mar 11, 2009 6:12 am

Syukron katsir mas soul_ semoga kita menjadi hamba Allah yg snantiasa ingat,beribadah dan mmhon ampun serta bertobat dgn sbnar2 nya tobat kpd Allah SWT. Amin
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Virgin_eye
Translator
Translator


Zodiac : Pisces
Jumlah posting : 143
Age : 26
Lokasi : Jaksel

PostSubyek: Re: Istighfar, warisan Nabi yang terlupakan   Thu Mar 12, 2009 12:55 am

Syukron ya syaidah soul
Perbanyaklah istighfar
mudah2 kehidupan kalian menjadi tenang
lol!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Istighfar, warisan Nabi yang terlupakan   Today at 9:10 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Istighfar, warisan Nabi yang terlupakan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Luvero Family :: MUSLIM ZONE :: Hikmah-
Navigasi: