Luvero Family

Islamic Forum of MIG33 Luvero Family
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Luvero_family
Latest topics
» Soft smart setting v.2.10 s60v3
Fri Nov 04, 2011 1:41 am by andrh1

» Aplikasi s60.V3 corel player 1.30
Sun Sep 25, 2011 10:13 am by nyeropo

» Lock room anda
Tue Sep 06, 2011 3:12 am by bajangstyle

» FORSAL3 EMOTE STORE by kariayam
Wed Aug 17, 2011 2:28 pm by soelist

» Mig33+Opmin in 1 app
Fri Aug 12, 2011 3:47 am by Ikaz_wong

» Mig33 4.5 tema freezerland
Fri May 06, 2011 2:14 pm by madat

» Moderator2 LUVERO ??
Wed Apr 13, 2011 12:45 pm by soul-sick

» VB Spy (SPY RUM MULTI IP)
Wed Apr 13, 2011 12:41 pm by soul-sick

» TUNTUNAN KEHIDUPAN (semoga bermanfaat)
Thu Feb 24, 2011 10:28 am by sky.bd

Top posters
rizqi11
 
sky.bd
 
soul-sick
 
Virgin_eye
 
s-cc
 
Freedie
 
anne ray
 
kha-riem
 
chif
 
p0p
 
Affiliates
free forum

Affiliates
free forum


Share | 
 

 Wajah mirip Kera

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
rizqi11
co-admin
co-admin


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 795
Age : 35
Lokasi : Jakarta Utara

PostSubyek: Wajah mirip Kera   Wed Apr 15, 2009 4:31 pm

GORONTALO :

Kelainan fisik (berwajah seperti kera), yang dialami Septiani, bocah asal Gorontalo tidak membuatnya menjadi minder.


Septiani dapat menjalankan aktivitasnya sebagaimana layaknya anak-anak seusianya. Septiani yang duduk di bangku kelas dua SDN 1 Dumbaya Bulan Kecamatan Suwawa Timur, tetap ceria. Bahkan, ikut bermain dan bernyanyi bersama rekan-rekannya di sekolah. Menurut guru di sekolahnya,Septiani temasuk salah satu siswa yang memiliki prestasi baik, terutama pada mata pelajaran matematika dan olahraga. Pada mata pelajaran olahraga, Septiani mampu berlari kencang melebihi teman-temannya. "Dia (Septiani) tidak ada bedanya dengan anak-anak lain. Dia sering belajar sendiri untuk berusaha mendapatkan sendiri. Mendapatkan apa yang dia pikir itu sama dengan kepentingan anak-anak lain. Tidak pernah dia nyontek atau meminta bantuan kepada teman-tamannya," kata Wakil Kepsek SDN 1 Dumbaya Bulan Sulastri Tangahu.Kelainan fisik yang dialami Septiani mendapat perhatian serius Departemen Kesehatan setempat. Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Irfandi Husa mengatakan, hasil diagnosa sementara kelainan fisik yang dialami oleh Septiani karena faktor genetika. "Itu barangkali kelainan genetik, yang didapat dari masih dalam kandungan. Sehingga kalau ditanya soal penanganan, butuh pemeriksaan-pemeriksaan khusus," kata Irfandi Husa.Septiani akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Jakarta, namun orangtua Septiani meminta anaknya dibawa ke Jakarta saat liburan sekolah mendatang.


***Berita dirilis pada hari Rabu, 18 Maret 2009 17:57 oleh http://www.suaramedia.com

_________________
"MERDEKA atau MATI !!! KIBARKAN sang MERAH PUTIH di PERSADA NUSANTARA"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
sky.bd
Moderator
Moderator


Zodiac : Aries
Jumlah posting : 534
Age : 30
Lokasi : didalam hati orang2 yang tersingkirkan dan berada dalam kesedihan.

PostSubyek: Re: Wajah mirip Kera   Thu Apr 16, 2009 7:59 pm

nice info gan? :lol!:tapi kejadian seperti ini baru pertama ditemukan diindonesia,
akuu tambahin dikit tentang artikel ini :

kejadian ini bermula dari perkataan ayah septi, dia berkata seprti ini ketika ibu septi sedang mengandung septi"Kamu minta buah terus, kayak mengandung bayi monyet saja". Itu kalimat yang dilontarkan ayah Septi, Yusni Abdul (35) saat Fatma mengandung putri keduanya itu.

Kalimat yang diibaratkan sebagai kutukan oleh ayah Septi yang kesal karena istrinya selalu mengidamkan buah-buahan itu, kemudian diyakini sebagai penyebab anaknya terlahir dengan wajah layaknya seekor kera.

"Mungkin ucapan itu didengar Tuhan dan akhirnya menjadikannya kenyataan sebagai cobaan bagi saya dan suami," ujar Fatma dengan nada sendu, mengenang rasa pedih saat hamil.

Tiga tahun sejak Septi dilahirkan, Fatma terpaksa membesarkan ketiga anaknya setelah ditinggal cerai suaminya yang malu karena memiliki anak dengan fisik yang berbeda dengan anak normal lainnya.

Meski hanya sebagai pembantu rumah tangga, Fatma membesarkan Septi dengan penuh kasih sayang, tanpa membedakannya dari kedua saudaranya.

Rasa pedih kian menusuk kalbu Fatma, ketika melihat putrinya sejak usia empat tahun kadang-kadang berjalan merangkak dan tampak lincah seperti kera.

"Saya sering memarahinya kalau berjalan merangkak. Takutnya akan jadi kebiasaan dan orang-orang akan yakin dia memang hampir seperti monyet," ujar Fatma.

Alhasil, usaha Fatma untuk menghilangkan kebiasaan anaknya itupun berhasil. Septi kini nyaris tak pernah lagi berjalan merangkak, sehingga tak ada lagi perilakunya yang dianggap aneh.

Meski memiliki seorang anak yang abnormal dan hidup sebagai orang tua tunggal, namun tak pernah terpikirkan di benakknya untuk membunuh atau membuang putrinya itu, seperti yang marak dilakukan oleh orang tua putus asa belakangan ini.

"Memang berat menjalani semuanya, namun saya yakin Septi hadir dalam kehidupan saya untuk melihat sebesar apa sabar dan kasih sayang terhadapnya," kata Fatma.




"Untuk sementara ini, Depkes akan meneliti dulu apakah kelainan ini disebabkan faktor genetik atau bukan," kata Kepala Pusat Pemeliharaan Kesehatan Depkes RI, Cholik Masulili.

Penelitian ini bisa jadi akan menjadi temuan baru dalam ilmu sains, mengingat kasus seperti yang dialami Septi merupakan yang pertama di Indonesia.

Tawaran dari Depkes ini pun diterima dengan senang hati oleh Septi dan keluarganya.

Ibunya memang tak berharap wajah Septi bisa seperti anak normal lainnya, namun ia punya harapan besar bahwa putri kecilnya itu punya masa depan yang lebih cerah setelah ditangani sejumlah dokter ahli dan penelitian nanti.

"Kalau wajah diubah itu rasanya tak mungkin lagi, yang penting rambut di badannya bisa hilang itu sudah lebih dari cukup," harap Fatma.

Sementara bagi sang anak, rencana untuk ke Jakarta itu sudah sangat dinanti, dengan harapan saat balik nanti ia punya segudang cerita buat teman sepermainannya di desa.

Setidaknya, kata Septi, ia bisa mewujudkan impiannya untuk jalan-jalan ke Jakarta dan naik pesawat.

Lebih dari itu, hanya satu yang paling diinginkan Septi, "Jangan panggil saya monyet!" katanya. (*)

COPYRIGHT © 2009 ANTARA
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://doctorsky89.blogspot.com
rizqi11
co-admin
co-admin


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 795
Age : 35
Lokasi : Jakarta Utara

PostSubyek: Re: Wajah mirip Kera   Tue May 19, 2009 11:46 am

Wow thanks atas penjelasan tambahan nya yg lbh detail nya sky
:smile:

_________________
"MERDEKA atau MATI !!! KIBARKAN sang MERAH PUTIH di PERSADA NUSANTARA"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Wajah mirip Kera   Today at 9:36 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Wajah mirip Kera
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Luvero Family :: LAIN - LAIN :: Info umum-
Navigasi: