Luvero Family

Islamic Forum of MIG33 Luvero Family
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Luvero_family
Latest topics
» Soft smart setting v.2.10 s60v3
Fri Nov 04, 2011 1:41 am by andrh1

» Aplikasi s60.V3 corel player 1.30
Sun Sep 25, 2011 10:13 am by nyeropo

» Lock room anda
Tue Sep 06, 2011 3:12 am by bajangstyle

» FORSAL3 EMOTE STORE by kariayam
Wed Aug 17, 2011 2:28 pm by soelist

» Mig33+Opmin in 1 app
Fri Aug 12, 2011 3:47 am by Ikaz_wong

» Mig33 4.5 tema freezerland
Fri May 06, 2011 2:14 pm by madat

» Moderator2 LUVERO ??
Wed Apr 13, 2011 12:45 pm by soul-sick

» VB Spy (SPY RUM MULTI IP)
Wed Apr 13, 2011 12:41 pm by soul-sick

» TUNTUNAN KEHIDUPAN (semoga bermanfaat)
Thu Feb 24, 2011 10:28 am by sky.bd

Top posters
rizqi11
 
sky.bd
 
soul-sick
 
Virgin_eye
 
s-cc
 
Freedie
 
anne ray
 
kha-riem
 
chif
 
p0p
 
Affiliates
free forum

Affiliates
free forum


Share | 
 

 Kisah segenggam garam

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
anne ray
Kapten
Kapten


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 115
Age : 29
Lokasi : malang

PostSubyek: Kisah segenggam garam   Sat Apr 18, 2009 2:55 am

Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang pemuda yang kelihatannya sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka sangat kusut. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Kemudian Ia menyampaikan segala keluh kesahnya pada Pak Tua. Dengan tatapan yang bijak, Pak Tua hanya mendengarkan dengan seksama, tanpa berkomentar sedikitpun.



Setelah pemuda itu selesai, Pak Tua segera mengambil segenggam garam, dan meminta

sang pemuda untuk menyiapkan segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan. "Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya.", ujar Pak tua itu. "Pahit. Pahit sekali", jawab sang pemuda, sambil memuntahkan semua air yang diminumnya. Pak Tua itu, sedikit tersenyum.



Pak Tua kemudian mengajak tamunya untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Sesampainya di telaga, Pak Tua itu lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk seakan garam itu dibuatnya merata ke seluruh telaga.



"Coba ambil air dari telaga ini, dan minumlah. Setelah pemuda itu meminumnya, Pak Tua bertanya lagi, "Bagaimana rasanya?". Pemuda menjawab,"segar". "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?", tanya Pak Tua lagi. "Tidak", jawab si pemuda.



Dengan bijak, Pak Tua itu menepuk-nepuk punggung si Pemuda. Ia lalu mengajaknya duduk berhadapan, bersimpuh di samping telaga itu. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama.



"Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya.



Pak Tua itu lalu kembali memberikan nasehat. "Luasnya hatimu, akan menawarkan segala kepahitan yang mendatangimu. Janganlah pernah engkau menolaknya, karna kepahitan itu selalu datang untuk mendewasakanmu, menyiapkan dirimu tuk menyambut kepahitan berikutnya...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
rizqi11
co-admin
co-admin


Zodiac : Aquarius
Jumlah posting : 795
Age : 35
Lokasi : Jakarta Utara

PostSubyek: Re: Kisah segenggam garam   Sat Apr 18, 2009 7:43 am

Wow woW

Kisah yg mengandung hikmah.. sumpah bagus bngt anne.


trims ya anne.


_________________
"MERDEKA atau MATI !!! KIBARKAN sang MERAH PUTIH di PERSADA NUSANTARA"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
sky.bd
Moderator
Moderator


Zodiac : Aries
Jumlah posting : 534
Age : 30
Lokasi : didalam hati orang2 yang tersingkirkan dan berada dalam kesedihan.

PostSubyek: Re: Kisah segenggam garam   Sat Apr 18, 2009 9:32 am

anne ray wrote:
"Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama."Tapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu, akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan. Lapangkanlah dadamu menerima semuanya."Luasnya hatimu, akan menawarkan segala kepahitan yang mendatangimu. Janganlah pernah engkau menolaknya, karna kepahitan itu selalu datang untuk mendewasakanmu, menyiapkan dirimu tuk menyambut kepahitan berikutnya...


:mewek: :mewek: yang dah posting ini makasih bgt sudah memberikan sebuah nasehat buatku sekaligus memberikan aku sebuah pencerahan akan arti dari kehidupan :mewek: :mewek:

MANTAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAABBBBBBBBBBBBBBB GAN :ngdrink: :guesuka:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://doctorsky89.blogspot.com
soul-sick
admin
admin


Zodiac : Taurus
Jumlah posting : 422
Age : 33
Lokasi : blacken earth

PostSubyek: Re: Kisah segenggam garam   Sat Apr 18, 2009 5:12 pm

Allah SWT g akan memberi suatu cobaan kepada seoarang hamba melebihi kemampuanya.. Thanks 4 share anne :thank:

_________________


"Kegelapan, Kesunyian & Keabadian"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://islamtradisionalis.wordpress.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Kisah segenggam garam   Today at 1:36 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Kisah segenggam garam
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Luvero Family :: MUSLIM ZONE :: Hikmah-
Navigasi: